Minggu, 29 April 2018

Tips Menemukan Makanan yang Cocok di Jepang untuk Traveler yang Alergi


Salah satu ketakutan yang menjadi penghalang seseorang untuk bepergian jauh adalah alergi dengan yang paling umumnya alergi terhadap seafood. Apalagi di Jepang yang notabene lebih mudah mencari mekanan halal daripada makanan non-seafood. Nah, dalam mencari makanan yang cocok untuk Anda konsumsi, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan. 

Lihat Nama Kedainya 


Seperti kedai atau toko makanan lainnya di dunia, di Jepang juga ada toko khusus vegetarian. Anda bisa langsung mengenalinya begitu melihat nama tokonya yang selalu menyertakan kata vegetarian jika memang dikhususkan untuk pembeli yang berpantang diri makan daging. 

Tapi, jika plang atau spanduknya menggunakan nama pemiliknya, Anda bisa membaca menu yang umumnya ditulis dalam standing banner. Jika sudah melihat nama sushi, donburi seafood, dan semacamnya, sudah dipastikan Anda tidak bisa makan di tempat itu. 

Terkecuali jika hanya ingin minum teh sambil melepas lelah, Anda bisa mampir ke tempat makan ini. Selain itu, sebagai tindakan antisipasi jatuh sakit karena makanan, sebaiknya daftarkan diri Anda pada travel insurance Indonesia

Lihat Menu atau Tanya ke Pramusaji 


Bagaimana jika terlanjur masuk ke dalam kedai dan masih khawatir dengan menu yang tersedia di sana? Anda bisa melihat buku menu di meja makan. Tapi, jika tidak memahami arti dari nama-nama makanan yang tercantum dalam buku menu, Anda bisa menanyakannya langsung pada pramusaji atau pemilik kedainya secara langsung. 

Cara ini jauh lebih efektif dan aman daripada Anda menduga-duga dan asal makan karena terlanjur masuk tempat makan ini. Jika menu yang ditawarkan memang hanya seafood, Anda bisa memilih menu alternatif seperti minuman atau camilan yang biasanya juga disediakan di hampir semua kedai di Jepang. Misal, sayuran pembuka dan pencuci mulut atau minuman. 

Jauh dari Laut dan Pasar Ikan 


Meski kemungkinannya kecil, tapi tempat makan yang lokasinya jauh dari laut dan pasar ikan biasanya tidak menjadikan seafood sebagai main course atau menu utamanya. Jadi, Anda bisa sedikit lebih tenang saat menemukan kedai di perkotaan. Ketenangan ber-traveling juga bisa Anda peroleh dengan mengikutsertakan diri pada travel insurance Indonesia. 

Tapi, Anda tetap perlu menerapkan tips sebelumnya dengan bertanya pada pramusaji atau pemilik kedai tentang menu non-seafood yang sekiranya bisa Anda konsumsi. Alternatif pengganti daging ikan, biasanya daging yang digunakan adalah daging babi. Bagi Anda yang Muslim, perhatikan keberadaan sertifikat halal yang biasanya dipajang di depan kedai. 

Survei di Internet 


Sebagai negara yang cukup maju di bidang teknologi, toko sekecil apapun di Jepang biasanya memiliki laman resmi di internet. Nah, begitu Anda menemukan tempat makan yang menarik, langsung saja cari di internet. Anda bisa tahu menu apa saja yang tersedia di sana tanpa perlu masuk dulu ke tempat makan tersebut. 

Sebenarnya ada banyak menu non-seafood yang bisa Anda pilih, seperti okonomiyaki (pizza Jepang), ramen (mi dan sup), udon, dan curry (kari). Selain itu, ada juga makanan hasil kombinasi Jepang dan Barat seperti omurice (nasi goreng dibungkus telur omelet). Gyoza (pangsit), soba, yakiniku, dan masih banyak lagi. 

Beli di Tempat Makan Internasional 


Tips inilah yang sebenarnya paling mudah, tapi tentu kurang baik jika Anda terus-terusan mengonsumsi junk food. Jadi, tempat makan ini ditempatkan pada posisi akhir dan bisa ANda pilih jika memang sudah kepepet. Anda bisa pilih pizza, kentang goreng, burger telur, roti gandum, aneka jus buah, dan lainnya. 

Sebelum traveling ke Jepang, ada baiknya jika Anda mendaftarkan diri pada travel insurance Indonesia. Dengan cara ini, jika Anda tidak sengaja mengonsumsi seafood, misalnya dalam bentuk bumbu camilan, maka masalah rumah sakit dan biaya medis lainnya bisa diatasi dengan asuransi ini. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk enggan traveling karena alergi bukan? 


Emoticon Emoticon