Sabtu, 14 April 2018

Mengenal dan Mengatasi Stretch Mark Pada Ibu Hamil

Tags

Stretch mark pada ibu hamil

Stretch mark pada ibu hamil merupakan masalah yang kerap dikeluhkan para wanita sebab meninggalkan bekas yang tak indah di tubuh. Tak hanya di bagian perut saja, stretch mark juga tampil menghiasi area paha, payudara dan beberapa area tubuh lain. 

Rasa gatal, kulit yang terasa meregang dan bekas garis putih membuat banyak ibu hamil menganggap stretch mark sebagai masalah besar. Nah, apakah bisa mencegah stretch mark pada saat hamil nanti?

Kenali dulu penyebab stretch mark pada ibu hamil 


Sebenarnya stretch mark tidak hanya melanda ibu hamil saja, namun juga bisa terjadi pada wanita usia tua. Semakin bertambahnya usia, elastisitas kulit pun semakin berkurang sehingga menimbulkan stretch mark. Namun, kasus stretch mark juga kerap melanda para ibu hamil. Gurat atau garis putih bakal terlihat di sepanjang perut, payudara, bokong, paha dan pinggul sehingga membuat kepercayaan diri berkurang drastis. 

Penyebab stretch mark pada ibu yang tengah hamil 6-7 bulan disebabkan oleh kondisi janin yang semakin berkembang. Hormon kehamilan menyimpan banyak lemak yang berfungsi melindungi janin sehingga terjadi tumpukan lemak di mana-mana. 

Bagi wanita yang mengalami perubahan berat badan drastis selama masa kehamilan akan memiliki garis putih stretch mark lebih banyak. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk tetap menjaga berat badan ideal selama masa kehamilan berlangsung. 

Tips mencegah stretch mark selama masa kehamilan 


Bagaimana cara mencegah terjadinya stretch mark selama kehamilan berlangsung? Mungkin Anda yang tengah mempersiapkan kehamilan atau menjalani masa hamil trimester pertama sering menanyakan hal ini. Ya, hal ini disebabkan oleh stretch mark yang terbentuk saat hamil akan susah hilang. Bahkan, garis putih semakin banyak setelah melahirkan sang buah hati. Ada baiknya jika Anda melakukan beberapa hal mencegah stretch mark pada ibu hamil berikut ini. 

1. Mengkonsumsi makanan yang sehat 

Hal pertama yang wajib dilakukan para ibu hamil sejak kandungan berusia dini adalah memperhatikan pola makan yang sehat. Penuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan si kecil khususnya Anda yang mengalami morning sickness parah. 

Pastikan Anda rajin mengkonsumsi buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan lauk pauk seperti ikan yang kaya omega 3. Selain bisa mengoptimalkan perkembangan janin dalam kandungan, makanan yang disebutkan mampu mencegah stretch mark. 

2. Minum air putih lebih banyak 

Air putih mampu menjaga kesehatan kulit sang ibu selama masa hamil sebab mencegah terjadinya dehidrasi. Jika kesehatan kulit ibu hamil terjaga, kemungkinan stretch mark bisa terminimalisir dengan baik. Konsumsi air putih secara cukup setidaknya 8 gelas per hari agar para ibu hamil tidak merasa mudah lelah. 

3. Menjaga berat badan tetap seimbang 

Anda wajib mempertimbangkan kenaikan berat badan tergantung usia kehamilan. Jangan sampai menjadikan kehamilan sebagai alasan untuk mengkonsumsi makanan yang bisa menyebabkan tumpukan lemak. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui berat badan ideal selama masa kehamilan berlansung. 

4. Rajin berolahraga 

Jangan bilang kalau perut yang besar menjadi alasan kemalasan Anda. Ibu hamil yang malas bergerak lebih berisiko mengalami stretch mark dibandingkan dengan ibu hamil yang aktif. 

Anda tetap bisa melakukan olahraga yang baik untuk kesehatan diri sendiri dan janin dalam kandungan. Pilih kegiatan ringan yang tidak menyebabkan masalah pada kandungan atau kelelahan yang berlebihan seperti jalan-jalan pagi hari. 

Cara menghilangkan stretch mark pada ibu hamil 


Bagaimana jika ibu hamil sudah terlanjur mengalami stretch mark? Jangan panik sebab Anda bisa menghilangkan garis putih yang mengurangi rasa percaya diri tersebut kok. Beberapa bahan berikut ini bisa membantu Anda menghilangkan guratan stretch mark di tubuh yang bisa dipraktekkan sendiri di rumah. 

1. Mengoleskan minyak zaitun 

Pada usia kandungan yang semakin tua, stretch mark pun mulai muncul di mana-mana sehingga membuat Anda merasa tidak nyaman. Jika guratan putih dan gatal tersebut semakin mengganggu atau parah, Anda bisa menghilangkannya menggunakan minyak zaitun. 

Minyak zaitun mengandung vitamin E dan antioksidan yang bisa menghilangkan bekas stretch mark asal Anda rutin mengoleskannya pada anggota tubuh tersebut. Tekan secara lembut dan pelan khususnya area perut agar tidak terlalu menekan janin. 

2. Masker cokelat 

Cokelat memiliki kandungan yang bisa memulihkan kembali kulit yang melar atau kurang elastis sehingga cocok dijadikan masker untuk mengatasi stretch mark. Selain itu, masker cokelat bisa pula menghaluskan kulit Anda. 

Cara membuatnya pun cukup mudah yakni mencampurkan cokelat dengan minyak zaitun bersama air mineral dan oleskan pada area yang mengalami stretch mark. 

3. Menggunakan perasan lemon 

Lemon yang mengandung asam bisa menghilangkan bekas stretch mark dengan maksimal. Anda tinggal memeras buah lemon dan oleskan air perasan tersebut pada area yang mengalami stretch mark. Biarkan sampai mengering terlebih dahulu sebelum membersihkannya. Jika Anda rutin melakukan perawatan ini, kulit pun akan terlihat lebih sehat dan bebas guratan putih. 

4. Masker lidah buaya 

Di sekitar tempat tinggal, Anda bisa menemukan tanaman lidah buaya dengan mudah. Gel lidah buaya bisa mencegah dan menghilangkan stretch mark secara alami. Tinggal oleskan gel tersebut secara rutin, kulit pun tidak akan terlihat kaku dan semakin lembut. 

Tentu masih ada banyak bahan alami lain yang bisa menghilangkan stretch mark pada ibu hamil. Anda bisa mempraktekkan salah satu bahan tersebut untuk mengatasi masalah yang menjadi momok menakutkan kaum Hawa ini. Namun, pastikan bahwa Anda tidak mengalami alergi dengan bahan tersebut sebab hormon kehamilan masing-masing wanita berbeda.


Emoticon Emoticon