Selasa, 14 November 2017

Ada E-tol, Ada Solusi Nyata


Kemacetan saat masuk jalan tol adalah hal yang lumrah. Namun bukan berarti bahwa masalah tersebut dibiarkan begitu saja. Karena bisa menjadi masalah besar yang akan menjadi cikal bakal masalah baru lagi kedepannya.

Macet di jalan raya dan macet di jalan tol itu berbeda. Jika macet di jalan raya maka kemacetan terjadi di sepanjang jalan. Namun jika macet di jalan tol adalah saat memasuki pintu gerbang masuk jalan tol. Sangat menjengkelkan rasanya, baik mengalami kemacetan di jalan raya maupun di gerbang jalan tol.

Untuk mengatasi kemacetan di jalan raya, maka ada pengalihan jalur dan sistem buka tutup, serta dengan mengalihkan kendaraan masuk ke jalan tol. Namun jika kemacetan terjadi di gerbang jalan tol, solusinya masih belum terpecahkan selama ini. Antrian panjang kendaraan yang akan masuk ke jalan tol semakin meradang karena volume kendaraan yang selalu meningkat setiap harinya.

Namun sejak tanggal 31 Oktober 2017 lalu, ada sistem baru di gerbang jalan tol yang menjadi solusi kemacetan di gerbang jalan tol. Sistem terbaru tersebut disebut dengan sistem Gerbang Tol Online. Sistem ini dicetuskan oleh Bank Indonesia untuk mendukung program GNNT-nya.

Bersama dengan para operator jalan tol Indonesia yang tergabung dalam BUJT, termasuk di dalamnya adaah PT Jasa Marga, sistem GTO (Gerbang Tol Online)  ini mulai dijalankan serentak di seluruh gerbang tol yang ada di Indonesia. Semua pengguna jalan tol harus memiliki kartu elektronik ini dan bisa melakukan pengisian e-money di tempat yang disediakan. Cukup praktis dan efektif.

Pengaplikasiannya adalah dengan mengganti sistem. Pembayaran tunai dengan sistem pembayaran non tunai menggunakan kartu e-toll. Sebuah kartu mirip kartu elektronik lainnya yang bisa digunakan untuk membayar administrasi di jalam tol dengan kelebihan transaksi yang lebih cepat. Tidak harus menunggu lama lagi, kita akan lebih cepat mencapai loket pembayaran di gerbang tol masuk.

Dengan menggunakan kartu elektronik ini juga, kita akan terhindar dari uang kembalian yang kurang sesuai jumlahnya. Tidak memakai uang tunai, berarti juga tidak harus menunggu uang kembalian. Karena sesuai fakta di lapangan, bahwa nominal administrasi untuk pembayaran di jalan tol ini memang tidak besar, sehingga sering mendapatkan kembalian.

Jika kembalian kurang, dan sudah masuk ke jalan tol, maka tidak mungkin untuk kembali lagi ke gerbang tol. Bahkan yang sering terjadi adalah baru sadar jika uang kembaliannya kurang saat sudah keluar jalan tol. Selain itu, manfaat lainnya adalah resiko mendapatkan uang palsu pun bisa dihentikan.

Sistem GTO yang sudah diberlakukan beberapa pekan yang lalu ini telah menunjukkan kefektivitasannya. Para pengguna jalan tol menjadi lebih nyaman dalam menggunakan jalan tol. Jalan yang benar-benar bebas hambatan.


Emoticon Emoticon