Jumat, 08 September 2017

Tempat Hangout Bernuansa Jadul di Bandung


Semua wisatawan yang datang ke Bandung pasti sudah tahu kalau Kota Kembang adalah surganya kuliner. Di kota yang dijuluki Paris van Java ini, kamu bisa menikmati aneka sajian khas tanah Parahiyangan seperti surabi, batagor, karedok, bajigur, tape, dan masih banyak lagi. Bukan cuma kuliner tradisional, Bandung juga punya banyak kafe dan restoran dengan nuansa jadul. Ada yang memang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu, ada juga yang memang dibuat dengan desain yang terinsipirasi dari bangunan masa lalu. Kafe seperti ini sangat diminati pengunjung karena selain bisa membuat perut kenyang, tempat hangout bernuansa jadul ini pun sangat Instagramable.

Penasaran bagaimana rasanya berada di tempat nongkrong bernuansa masa lalu itu? Yuk kita langsung meluncur ke tempat-tempat berikut ini:

Warung Suluh
Dilihat dari namanya, sudah jelas kalau kafe yang ada di jalan Dokter Cipto, Pasir Kaliki ini menawarkan sebuah konsep yang tradisional. Di dalamnya, terdapat furnitur dan benda-benda pajangan yang sangat tradisional. Konsepnya sendiri diambil dari perpaduan tradisional Jawa dan Sunda. Soal makanan dan minuman, sudah pasti menyajikan menu tradisional yang rasanya cukup otentik. Namun jangan remehkan dulu kafe yang satu ini. Meskipun konsepnya jadul, tapi kafe ini tak kalah keren dengan kafe-kafe modern yang ada di Bandung. Kalau soal harga, baru deh kamu bisa katakan tradisional juga karena tergolong sangat ramah untuk dompet. Tempat yang jadul ini justru disukai anak muda yang kece-kece lho. Jadi kamu bisa menikmati menu tradisional yang maknyus, ngobrol seru dengan teman-teman, wefie atau selfir di spot yang paling jadul, dan ngeceng cowok atau cewek sekaligus.

Roemah Kopi
Kalau kamu mau ngopi-ngopi cantik di tempat yang bernuansa jadul, Roemah Kopi adalah pilihan yang sangat recomended. Namanya saja sudah menggunakan ejaan bahasa Indonesia yang sangat kuno. Jadi kebayang, kan nuansa seperti apa yang ada di kafe ini? Ya, nuansa jadul dari zaman Belanda. Temboknya saja sudah cukup menjelaskan kalau kafe ini terinspirasi dari bangunan Eropa zaman dulu. Ditambah, ada banyak benda-benda kuno yang menghiasi setiap sudut kafe ini. Selain itu, kafe ini juga dilengkapi berbagai karya seni yang indah. Jadi selain kopinya enak, tempat ini pun sangat Instagenic dan artsy. Kafe yang satu ini letaknya ada di jalan Terusan Ranca Kendal No. 7, Cimenyan, Bandung Utara. Tempatnya cukup dekat dengan kawasan Dago yang dipenuhi factory outlet. Jadi sehabis belanja, kamu bisa istirahat dulu di tempat yang cozy ini.

Warkop Modjok
Sama seperti Roemah Kopi, kafe yang terletak di jalan Pinus Raya, Perumahan Pondok Hijau ini juga punya nama dengan ejaan bahasa Indonesia yang jadul. Maka kafe ini juga punya nuansa klasik yang cukup menawan. Nuansa jadul yang ada di kafe ini terletak dari bangunnya yang terinspirasi dari rumah tradisonal yang didominasi material kayu. Uniknya, kesan jadul pada kafe ini disulap dengan kreatifitas sehingga berpadu dengan suasana yang lebih modern. Kafe ini juga punya halaman yang cukup menawan. Maka tak heran kalau banyak mojang-jajaka Bandung yang gemar modjok di kafe ini.

Warung Kopi Purnama
Tempat ngopi yang satu ini sebenarnya cukup pantas menyandang nama Warkop Modjok karena letaknya yang cukup tersembunyi di jalan Alkateri. Meskipun letaknya dihimpit oleh keramaian Alun-alun Bandung dan pusat elektronik jalan ABC, suasana di warkop yang satu ini cukup menenangkan. Nuansa klasik yang ada di Warung Kopi Purnama sebenarnya tidak hadir secara disengaja, melainkan karena warkop yang satu ini sudah berdiri sejak jaman dulu, tepatnya pada tahun 1930. Kalau dihitung, usia Warung Kopi Purnama sudah lebih tua dari Republik Indonesia. Warkop Purnama pun jadi saksi bisu pergeseran era yang terjadi di Indonesia, yaitu era penjajahan, kemerdekaan, Orde Baru, reformasi, dan era sekarang. 

Karena mampu bertahan selama puluhan tahun di tengah hadirnya kafe-kafe modern di Bandung, Warkop Purnama pun mendapat gelar sebagai tempat nongkrong legendaris di Bandung. Kesan jadul pun akan semakin terasa kalau kamu melihat foto-foto bangunan tempo dulu yang dipajang di dinding. Bahkan ada juga foto pemilik Warkop Purnama yang belum tersentuh teknologi foto berwarna. Para karyawan kafe pun sering memutar lagu-lagu klasik seperti ‘Hey Jude’ milik The Beatles.

Kalau kamu mampir ke Warkop Purnama, cobalah cicipi roti sarikaya dan kopi susu tubruk yang resepnya sudah bertahan sejak lama. Untuk menu yang lebih mengenyangkan, kamu bisa memesan soto, bihun tektek, sampai bubur ayam.

So, buat kamu yang ingin berwisata ditempat-tempat dengan nuansa jadul, Bandung jadi salah satu pilihan yang tepat. Selain punya tempat hangout bernuansa klasik, di Bandung juga ada banyak gedung-gedung bersejarah yang Instagramable.

Kalau begitu, yuk cek daftar harga tiket pesawat murah ke Bandung dari sekarang. Pastikan juga kamu sudah pesan kamar hotel termurah di Bandung lewat situs Reservasi.com karena ada banyak kamar hotel yang bisa kamu pesan dengan harga terbaik.

1 komentar so far

Kedengarannya tempatnya asik-asik ya. Tapi sayang, kemarin waktu saya berkunjung ke Bandung gak diajak temen saya ketempat bernuansa jadul. Cuma diajak ke kawah putih sama tangkuban prahu. Kalau sebelumnya saya tahu, pasti minta anter ketempat diatas. Jadi pengen ke bandung lagi nih.


Emoticon Emoticon