Kamis, 22 Juni 2017

Perhitungan Bunga Obligasi

Obligasi merupakan salah satu instrumen investasi yang sudah dikenal cukup lama di Indonesia, tetapi sampai sekarang masih banyak yang menggunakan. Salah satu kelebihan dari obligasi adalah jangka waktu investasi bermacam-macam, tingkat bunga stabil dan risiko cukup kecil. Ditambah lagi, para perusahaan yang menerbitkan surat obligasi ini bisa dibilang perusahaan besar seperti BUMN dan perusahaan swasta besar. Jadi obligasi masih menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup banyak diminati.


Tapi bagi sebagian orang, obligasi ini adalah salah satu instrumen investasi yang cukup rumit dibandingkan investasi lainnya. Perhitungan bunga atau keuntungan yang didapat setiap tahun ini cukup rumit dan hitungannya juga berbeda-beda jenisnya. Oleh karena itu sekarang kita akan mencoba membahas bagaimana perhitungan bunga obligasi. Tetapi sebelum itu kita akan sedikit membahas arti dari obligasi menurut para pakar.

Obligasi
Obligasi adalah surat utang jangka panjang yang diterbitkan dengan nilai nominal tertentu oleh suatu lembaga dengan waktu jatuh tempo tertentu. Biasanya penerbit obligasi ini salah satu dari perusahaan BUMN, perusahaan pemerintah pusat ataupun daerah atau perusahaan swasta.

Jenis-Jenis Obligasi
Sebelum menghitung bunga obligasi, mari kita simak apa saja jenis-jenis obligasi.
  • Obligasi dengan jaminan
Obligasi dengan jaminan adalah obligasi yang diterbitkan perusahaan menggunakan jaminan suatu aset. Ini biasanya dilakukan jika perusahaan gagal dalam memenuhi kewajibannya, maka pemegang obligasi berhak mengambil aset tersebut.
  • Obligasi tanpa jaminan
Obligasi tanpa jaminan adalah obligasi yang diterbitkan perusahaan tanpa jaminan/aset tertentu
  • Obligasi konversi
Obligasi konversi adalah obligasi yang memberikan hak pemegangnya untuk menukarkan obligasi tersebut dengan sejumlah saham pada perusahaan dengan harga yang telah disepakati sebelumnya
  • Obligasi tanpa kupon
Obligasi tanpa kupon adalah jenis obligasi yang memberikan pembayaran bunga secara langsung. Ini merupakan jenis obligasi yang cukup disukai oleh pemula karena risikonya cukup kecil.

Perhitungan Obligasi dan Bunga Obligasi
Dari semua jenis obligasi di atas, cara perhitungan pendapatannya akan berbeda-beda. Tetapi pada dasarnya, semua jenis obligasi akan mempunyai nilai Nominal Yield, Current Yield, Yield to Maturity, Yield to Call dan Realized Yield. Untuk mengetahui bagaimana perhitungan keempat instrumen obligasi tersebut, simak penjelasannya di bawah ini.
  • Nominal Yield
Nominal yield adalah penghasilan bunga kupon tahunan yang akan dibayarkan pada setiap pemegang obligasi. Cara menghitung nominal yield adalah:
Tingkat Kupon = Penghasilan Bunga / Nilai Nominal.
  • Current Yield
Current yield adalah penghasilan bunga kupon tahunan dibagi dengan harga pasar obligasi. Cara menghitung current yield adalah:
Current Yield = Penghasilan Bunga Tahunan / Harga Pasar Obligasi
  • Yield to Maturity (YTM)
Yield to maturity (YTM) adalah tingkat return majemuk yang akan dikembalikan dan diterima investor jika pembeli obligasi menahan obligasi sampai jatuh tempo. YTM ini merupakan ukuran yield yang umum digunakan karena yield ini mencerminkan return dengan tingkat bunga majemuk (compounded rate of return) yang diharapkan oleh investor. Berikut cara menghitung YTM.


INT: Nilai Kupon
M: maturity value/par value
PV: harga obligasi sekarang
n: lama waktu obligasi sampai jatuh tempo
  • Yield to Call (YTC)
Yield to call adalah yield yang diperoleh pada obligasi yang bisa dibeli kembali. Biasanya obligasi ini membolehkan emiten untuk melunasi atau membeli obligasi sebelum jatuh tempo. Untuk perhitungan YTC adalah sebagai berikut:

P: Harga Obligasi sekarang
Number of years to call: jumlah tahun sampai dengan yield to call terdekat
Annual interest: pendapatan kupon per tahun
Call Price: call price obligasi
  • Realized yield
Realized yield adalah tingkat return yang diharapkan investor dari sebuah obligasi. Selain itu realized yield ini bisa digunakan untuk mengestimasi tingkat return yang bisa diperoleh investor menggunakan strategi perdagangan.

Itulah penjelasan dari obligasi, jenis obligasi dan bagaimana cara menghitung obligasi serta bunga obligasi. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda bisa mendapatkan pencerahan tentang obligasi.


Emoticon Emoticon