Jumat, 10 Februari 2017

Seni Rupa dari Waktu ke Waktu

Tags


Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

Berdasarkan fungsi nya seni rupa dibedakan antara seni rupa murni dan seni rupa terapan. Proses penciptaan seni rupa murni lebih menitik beratkan pada ekspresi jiwa semata misalnya lukisan, sedangkan seni rupa terapan proses pembuatannya memiliki tujuan dan fungsi tertentu misalnya seni kriya. Sedangkan, jika ditinjau dari segi wujud dan bentuknya, seni rupa terbagi 2 yaitu seni rupa 2 dimensi yang hanya memiliki panjang dan lebar saja dan seni rupa 3 dimensi yang memiliki panjang lebar serta ruang.

Sejarah dan Perkembangan Seni Rupa
Perkembangan seni rupa dapat dirunut sejak zaman purbakala hingga era modern. Secara garis besar, sejarah seni rupa terbagi dalam beberapa periode sebagai berikut:

Seni Rupa Zaman Pra Sejarah
Karya-karya yang ditemukan dalam bentuk gerabah yang diberi ornament hias tertentu, patung-patung leluhur masyarakat prasejarah, serta catatan-catatan (dalam bentuk gambar) yang digoreskan pada dinding-dinding goa.

Zaman Peradaban Bangsa-Bangsa Kuno
Di zaman ini seni rupa sudah merujuk kepada suatu aliran kepercayaan dan bangsawan. Seperti bangunan Piramida, Candi, Prasasti, serta lukisan atau goresan yang sarat dengan kepercayaan akan kekuatan lain selain manusia atau dengan kata lain Ketuhanan.

Zaman Abad Pertengahan
Periode ini berlangsung mulai tahun 476 Masehi . Karya-karya seni rupa abad pertengahan banyak dipengaruhi oleh corak budaya Yunani Purba dan Romawi yang menganut kepercayaan politheisme (menyembah banyak dewa) dan dicampur dengan ajaran-ajaran Nasrani. Pada zaman ini gereja memiliki pengaruh yang sangat besar.

Zaman Renaissance
Zaman renaissance merupakan zaman perubahan besar-besaran dalam berbagai bidang keilmuan dan seni budaya. Tokoh-tokoh seni rupa yang terkenal pada periode ini adalah Leonardo da Vinci, Michelangelo, dan Rafael Santi. Karya-karya penting pada masa ini terdapat pada bentuk-bentuk bangunan gereja, lukisan-lukisan dinding, relief pada pintu-pintu rumah dan bangunan gereja, serta patung-patung perunggu yang menghiasi hampir seluruh gereja di Italia serta seluruh Eropa Barat dan Eropa Timur dan belahan dunia lainnya termasuk Indonesia.

Zaman Barok dan Rokoko
Lukisan-lukisan pada zaman barok terkesan berlebihan dari keadaan sebenarnya. Peter Paul Rubens (1577-1640), seorang seniman Belanda, melukiskan tubuh-tubuh orang penuh dengan otot-otot serta tokoh-tokoh perkasa. Karya seni menjadi barang pesanan kaum bangsawan dan saudagar yang memiliki banyak uang. Pada zaman ini karya seni di perjual-belikan secara salah dan menjadi komoditas yang tidak berharga.

Seni Rupa Abad ke-19
Beberapa catatan penting yang dapat disajikan dalam perkembangan seni rupa pada abad ke-19 ini adalah munculnya berbagai aliran seni rupa seperti romantisme, impresionisme, realism, simbolisme, munumentalisme, dll. Terlepasnya pengaruh agama, terutama gereja, dari corak, gaya serta nafas kesenian secara umum. Para pelukis semakin berani melakukan percobaan dengan berbagai penggunaan warna cerah sebagai pencurahan emosi dan pemikiran. Seniman bukan lagi dari kalangan bangsawan atau memiliki status social tinggi, melainkan juga banyak yang berasal dari kalangan bawah.

Seni Rupa Abad ke-20
Dengan pecahnya Perang Dunia I, timbullah berbagai gerakan perbaikan dalam bidang seni rupa yang meliputi fisik, material, mental, dan spiritual. Aliran-aliran yang bermunculan pada abad ke-20 ini antara lain: Fauvism yang dimotori oleh Henri Matisse, dll. Kubisme menampilkan pelukis Pablo Picasso, Leo Getel, dll. Futurisme menampilkan tokoh-tokoh Peuis Carlo Carra dan Buido Severini. Absolutisme menampilkan pelukis Wassily Kadinsky.

Dengan teknologi yang semakin berkembang seni rupa juga sudah memasuki era digital. Bahkan menggunakan media dengan lebih real, seperti dinding jembatan yang di mural, pohon tumbang yang di pahat menyerupai manusia batu bentuk lainnya, jalan yang dilukis seolah berlubang dan lain lain. Banyak karya dari seni rupa lainnya yang bisa dilihat pada GoAheadPeople.com.


Emoticon Emoticon