Minggu, 25 Desember 2016

Wabah Flu Burung Datang Kembali


Wabah Flu Burung Datang Kembali -  Kali ini Beijing dikejutkan dengan dilaporkannya ada dua orang warga China yang meninggal gara-gara terinfeksi virus avian influenza atau yang kerap dikenal dengan flu burung. “Wabah flu burung telah menyerang Provinsi Anhui sejak tanggal 8 Desember 2016”, ungkap Mao Qunan, juru bicara otoritas kesehatan China.

Sampai sekarang, kasus lu burung ini hanya terjadi di Anhui, namun ada laporan lain yang mengatakan ada 7 orang yang terinfeksi flu burung juga. Pemerintah China akan segera bertindak ekstra jika wabah flu burung ini membesar dan meningkat. Selain di China, pada hari Senin (19/12), Kementerian Pertanian Korea Selatan juga mengatakan ada sekitar 2.4 juta unggas yang sudah dimusnahkan karena terinfeksi flu burung, dan sejak adanya flu burung, sebanyak 18,4 juta unggah telah dimusnahkan guna mengurangi penyebaran flu burung.

Jepang pun demikian, negara tetangga dari Koera Selatan ini juga mengalami hal yang sama. Pihak Jepan baru-baru ini telah memusnahkan sekitar 210.000 ayam dari sebuah peternakan di kota Shinmizu, sebelah utara pulau Hokkaido, sehingga total ayam yang dimusnahkan pihak Jepang sekitar 800.000 ekor semenjak wabah menyarang di bulan November.

Mengingat mulainya menyebar wabah flu burung ini, khususnya bagi orang yang bekerja di peternakan dan pemotongan hewan, supaya terhindari dari avian influenza, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti yang diberikan oleh WHO;
  • Semua orang yang kontak dengan binatang yang telah terinfeksi harus sering-sering mencuci tangan dengan sabun. Mereka yang langsung memegang dan membawa binatang yang sakit sebaiknya menggunakan desinfektan untuk membersihkan tangannya.
  • Mereka yang memegang, membunuh, dan membawa atau memindahkan unggas yang sakit dan atau mati karena flu burung seyogianya melengkapi diri dengan baju pelindung, sarung tangan karet, masker, kacamata google, dan juga sepatu bot.
  • Ruangan kandang perlu selalu dibersihkan dengan prosedur yang baku dan memerhatikan faktor keamanan petugas.
  • Pekerja peternakan, pemotongan, dan keluarganya perlu diberi tahu untuk melaporkan ke petugas kesehatan bila mengidap gejala-gejala pernapasan, infeksi mata, dan gejala flu lainnya.
  • Dianjurkan juga agar petugas yang dicurigai punya potensi tertular ada dalam pengawasan petugas kesehatan secara ketat. Ada yang menganjurkan pemberian vaksin influenza, penyediaan obat antivirus, dan pengamatan perubahan secara serologi pada pekerja ini.



Emoticon Emoticon