Selasa, 13 Desember 2016

Anak-Anak Korban Gempa Aceh Diharuskan Belajar di Tenda

Sumber foto : Republika.co.id 
Gempa 6.4 skala richter - Gempa yang terjadi pada Rabu (7/12) di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, telah menghancurkan puluhan bangunan sekolah yang berada disekitarnya. Gempa dengan kekuatan 6.4 skala richter ini pun mendapatkan perhatian dari banyak penduduk Indonesia. Bagaimana tidak, kejadian gempa ini beriringan dengan akan dilaksanakannya ujian semester sekolah.

Bantuanpun baik berupa makanan, obat-obatan ataupun yang lain sangatlah mereka perlukan, terlebih banyak anak-anak yang merasa trauma dengan gempa yang terjadi kemarin. Pemerintah telah menyediakan tenda-tenda untuk proses belajar mengajar di beberapa lokasi.

Pada kesempatan itu pula Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap anak-anak tetap ceria dan terus semangat dalam belajar. Didampingi oleh Seto Mulyadi (Pemerhati Anak) bersama pejabat yang lain ikut serta memberikan motivasi serta hiburan bagi anak-anak korban gempa.

"Sudah ada sekitar 82 sekolah rusak di Pidie Jaya, rata-rata ringan yang berat ada lima. Sedangkan di Pidie itu ada 32," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendi saat berkunjung ke SMA 1 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (9/12) sore. (Republika)

Baru-baru ini gempa susulan pun telah terjadi sebanyak 45 kali pada hari Rabu (7/12) setelah gempa pertama, pada hari Kamis sebanyak 14 kali, Jumat sebanyak tujuh kali, terakhir Sabtu dan Minggu sebanyak empat kali. Berdo’a semoga bencana gempa ini cepat berlalu, dan anak-anak sekolah di Aceh dapat melanjutkan sekolahnya tanpa rasa trauma yang mendalam.


Emoticon Emoticon